Jangan panik, lakukan ini jika rem tidak berfungsi

0



Jakarta (ANTARA) – Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi mengungkapkan, untuk menghindari kemungkinan terjadinya kerusakan rem saat mobil digunakan, pengendara wajib melakukan pengecekan berkala.

“Di dalam paket pengecekan berkala, juga dilakukan pemeriksaan komponen rem. Selain itu, pengendara juga dapat melakukan beberapa kiat untuk menghindari kemungkinan rem tidak bekerja secara normal ketika berkendara,” ungkap Haridi dalam keterangan resminya, Jumat.

Kurangi Kecepatan Ketika Hujan atau Jalanan Basah

Ketika hujan atau jalanan basah, pengendara harus memperlambat kendaraan untuk menghindari penggunaan rem yang berlebihan. Kondisi hujan atau jalanan basah juga dapat menyebabkan kendaraan jika menggunakan kecepatan tinggi.

mengatasi Mengerem Penuh di Jalan Menurun

Untuk menghindari mengerem penuh ketika jalanan menurun, gunakan trik Engine Brake untuk memperlambat kecepatan mobil dengan menurunkan transmisi ke gigi yang lebih rendah.

Pengendara dapat menggunakan transmisi gigi rendah ketika melintasi jalanan dan perpindahan dilakukan sebelum turunan tersebut. Gunakan gigi 1 untuk mobil transmisi manual, dan L, 2, atau 3 untuk mobil dengan transmisi otomatis.

Periksa lapisan permukaan Ban

Kondisi lapisan permukaan ban sangat berpengaruh terhadap hasil dari pengereman terutama pada kondisi jalan licin dan basah. Periksa secara rutin penambahan larangan, terutama jika beraktivitas sehari-hari dilakukan secara rutin.

Terus Memompa Rem

Langkah yang bisa dilakukan adalah terus memantau agar tekanannya kembali seperti sebelumnya. Namun, jika saat dipompa rem terasa berat atau kasar, mungkin terdapat sesuatu di bagian sistem rem. Segera kurangi laju mobil dan berhenti ke pinggir jalan untuk memeriksa bagian sistem rem.

Gunakan Rem Tangan

Tarik rem tangan secara hati-hati dan rasakan di bagian kaliper roda. Jika rem terasa sudah menggigit maka jangan tunggu dan biarkan sampai laju mobil berhasil. Pengendara juga harus mengatur tekanan rem agar tidak kehilangan kendali.

Tekan Tombol Lampu Hazard dan Klakson

Langkah ini harus dilakukan untuk memberi sinyal pada pengendara lain agar tahu bahwa rem mobil atau bagian lain dari kendaraan bermasalah.

Jangan Langsung Memakan Mesin

dan untuk tidak langsung mematikan mesin karena dapat diatur untuk mengatur dan mengendalikan arah mobil pompa power steering akan mati sehingga setir akan terasa berat dan rem jadi tidak bekerja secara normal.

Jangan Menginjak Pedal Gas

menginjak pedal gas karena akan menambahkan kecepatan tinggi pada mobil sehingga resiko yang fatal akan terjadi terlebih jika pengendara panik dalam mengendalikan.

Menabrak Benda yang Lunak

Langkah ini dapat dilakukan apabila cara-cara yang di atas gagal dilakukan. Menabrakkan mobil ke sesuatu yang lunak (misal; gundukan tanah, tumpukan ban atau pasir) bisa mengurangi atau memperlambat lajunya kendaraan.

Arahkan ke jalur Evakuasi

Arahkan kendaraan ke jalur terutama jika mengalami rem tidak bekerja secara normal, jalur biasa terdapat di sisi kiri jalan tol untuk jalan tol yang menurun, kondisi jalan berupa jalan tanjakan dan diunjungnya terdapat gundukan tanah atau tumpukan ban.

Baca juga: Dampak COVID-19 yang paling ditakuti perusahaan otomotif

Baca juga: mengatasi rem tangan dan hewan pembohong, berikut tips parkir #DiRumahAja

Baca juga: Lepas rem tangan hingga jaga tekanan ban, tips rawat mobil selama PSBB

Pewarta: KR-CHA
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © ANTARA 2021

Leave A Reply

Your email address will not be published.