Israel akan Bangun 3.000 Unit Rumah di Tepi Barat

0


Dilaporkan Pemantau Timur Tengah, Kamis (28/10), dari total 3.144 unit rumah bagi pemukim Yahudi, sebanyak 1.344 di antaranya telah menerima persetujuan akhir. Sementara 1.800 unit akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan akhir.

Menurut Haaretz, 292 unit disetujui di Kfar Etzion, 286 unit di Har Bracha, dan 224 unit di Talmon. Sementara itu, 105 unit di Alon Shvut, 83 unit di Karnei Shomron, dan 58 unit di Beit El.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia dan masyarakat internasional telah berulang kali kutukan memperluas pemukiman Israel. Mereka mengatakan, hal itu dapat menghambat kemajuan perdamaian dengan Palestina.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah mengirimkan protes tertulis ke kantor Menteri Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, atas keputusan untuk mengizinkan pembangunan 3.000 unit baru di Tepi Barat yang terbuka. Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price pada Selasa (26/10) menolak desakan Israel untuk membangun lebih banyak di Tepi Barat yang kita gunakan. Dia juga mengkritik upaya untuk mengatasi pos-pos pemukiman di wilayah Palestina.

Ketika ditanya apakah Israel akan menghadapi konsekuensi dari pemerintah AS atas rencana tersebut, Price mengatakan, AS akan terus berdiplomasi dengan Israel. Price menambahkan bahwa, tentang bagaimana memanfaatkan Yahudi di Tepi Barat telah dibahas di pemerintahan tingkat tinggi.

“Ini adalah yang telah kami diskusikan di tingkat paling senior, di tingkat paling senior, dengan mitra kami, Israel. Mitra kami, Israel tahu di mana kami berdiri, dan kami akan terus terlibat dengan mereka dalam diplomasi,” kata Price.



Leave A Reply

Your email address will not be published.