Indonesia, Malaysia berbagi keprihatinan tentang potensi perlombaan senjata di kawasan

0


Jakarta (ANTARA) – Indonesia dan Malaysia memiliki keprihatinan bersama atas meningkatnya ketegangan dan potensi perlombaan senjata antara kekuatan besar di Indo-Pasifik.

“Kami tidak ingin dinamika saat ini mengarah pada perlombaan senjata dan proyeksi kekuatan. Situasi ini tidak akan menguntungkan siapa pun,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam jumpa pers usai pertemuan bilateral dengan Menlu Malaysia, Saifuddin Abdullah, di Jakarta, Senin.

Tanpa menyebut negara atau kelompok tertentu, Marsudi mengatakan Indonesia dan Malaysia telah sepakat untuk meningkatkan upaya menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan, termasuk dengan terus memperkuat persatuan dan sentralitas ASEAN.

“Pada saat yang sama, (kami) meminta semua mitra ASEAN untuk berkontribusi pada stabilitas, keamanan, perdamaian, dan kesejahteraan kawasan, sambil terus menghormati hukum internasional,” tambahnya.

Berita Terkait: Indonesia Serukan Pengurangan Perlombaan Senjata Nuklir

Sementara itu, Menlu Malaysia menyinggung rencana Australia membangun kapal selam bertenaga nuklir bekerja sama dengan Amerika Serikat dan Inggris Raya.

Kerja sama keamanan yang sering disebut dengan AUKUS ini disebut-sebut dibentuk untuk menyaingi meluasnya pengaruh China di kawasan oleh sejumlah pihak, terutama terkait sengketa Laut China Selatan yang melibatkan sejumlah negara.

“Meskipun negara mengatakan bahwa kapal selam hanya bertenaga nuklir dan tidak dipersenjatai dengan (senjata) nuklir, kami tetap mengulangi keprihatinan dan kejengkelan kami karena ini dapat menyebabkan keterlibatan kekuatan lain di ASEAN dan di Laut Cina Selatan,” kata Saifuddin, tanpa menyebut secara spesifik Australia.

Baik Indonesia dan Malaysia mempertahankan kepentingan ekonomi di Laut China Selatan dan kedua negara telah sepakat untuk bertukar pandangan untuk memperkuat kerja sama guna menyelesaikan masalah yang mereka hadapi bersama, tambahnya.

Berita Terkait: Pertemuan IAEA: Indonesia serukan penggunaan energi nuklir secara damai
Berita Terkait: Indonesia, AS perpanjang kerja sama di bidang keselamatan nuklir

Leave A Reply

Your email address will not be published.