Indonesia fokus membangun ekosistem halal nasional

0


Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) fokus membangun ekosistem halal nasional dengan mendorong optimalisasi potensi dan peluang pengembangan industri halal di Indonesia, kata seorang pejabat.

“Dalam menciptakan ekosistem halal, Kemenperin telah mengeluarkan dua peraturan Menteri Perindustrian. Pertama tentang Kawasan Industri Halal, kemudian pembentukan Pusat Pemberdayaan Industri Halal,” kata Sekjen Kemenperin Dody Widodo di Jakarta. pada hari Selasa.

Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar di dunia (272,2 juta), tetapi menempati urutan ke-4 di belakang Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab dalam hal ekonomi syariah global, katanya.

“Kedua Permen tersebut dilakukan bersama-sama untuk mengembangkan industri halal yang mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia,” tegasnya.

Meski banyak aspek yang harus diperhatikan, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri halal khususnya di sektor makanan dan minuman, fesyen, farmasi dan kosmetika, jelas Dody saat Forum Merdeka Barat 9 yang digelar Kemenkominfo. Informatika pada hari Senin.

“Meningkatnya permintaan produk makanan halal dan berkembangnya tren mode sederhana harus dimanfaatkan oleh industri dan produk tekstil Indonesia melalui berbagai inovasi produk dan optimalisasi tekstil fungsional,” katanya.

Berita Terkait: Indonesia Harus Berusaha Jadi Produsen Halal Utama: Menteri

Di industri farmasi dan kosmetik, pengembangan produk halal juga sejalan dengan upaya substitusi bahan baku impor dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati Indonesia sebagai nilai jual di mata konsumen global.

Kemenperin dan kementerian/lembaga terkait, seperti Komite Ekonomi Syariah Nasional (KNEKS), Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) saat ini sedang menyusun roadmap industri halal untuk mempercepat pengembangan ekosistem halal di Indonesia. ,

“Diharapkan dapat membantu percepatan pembentukan ekosistem halal dari aspek industri,” kata Widodo.

Selain itu, Kemenperin juga aktif mendukung pemberdayaan industri halal nasional, antara lain pengembangan SDM industri halal, pengembangan proses produksi, fasilitasi pembangunan infrastruktur halal, serta publikasi dan promosi khususnya yang terkait dengan halal nasional. industri.

“Termasuk juga dukungan untuk Industri Kecil Menengah (IKM) yang telah mendapatkan fasilitas sertifikasi halal,” ujarnya.

Kemenperin juga berencana menggelar Indonesia Halal Industry Award (IHIA) pada 2021 untuk mengapresiasi mereka yang berperan aktif dalam pengembangan dan pemberdayaan industri halal di Indonesia.

“Penghargaan ini akan diberikan kepada berbagai pihak yang terlibat, misalnya yang menghasilkan inovasi halal, IKM yang konsisten menjalankan prinsip halal, dan kawasan industri halal,” ujarnya.

Berita Terkait: Kemenperin tegaskan dukungan ekspor barang halal ke Jepang

Leave A Reply

Your email address will not be published.