Indonesia akan menggunakan mobil listrik selama KTT G20

0


Indonesia menekankan langkah konkrit untuk mengatasi isu lingkungan dan perubahan iklim. Salah satu tindakan untuk mencerminkan (konsep) leading by example adalah kita akan menggunakan kendaraan listrik untuk pejabat selama Presidensi G20.

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia akan menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan utama para pejabat pada masa kepresidenan G20 tahun depan sebagai wujud komitmen terhadap mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, kata seorang menteri senior.

“Indonesia menekankan langkah-langkah konkrit untuk mengatasi isu lingkungan dan perubahan iklim. Salah satu tindakan untuk mencerminkan (konsep) leading by example adalah kita akan menggunakan kendaraan listrik untuk pejabat pada masa Presidensi G20,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan target pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen dari skenario business-as-usual dan 41 persen dengan dukungan internasional pada tahun 2030.

Pemerintah bekerja sama dengan Hyundai Motor Indonesia (HMD) menyediakan mobil listrik untuk pejabat selama Kepresidenan G20 Indonesia.

Hyundai tetap berkomitmen menyediakan 42 mobil listrik untuk Sherpa Meeting Pertama Kepresidenan G20 Indonesia pada 2022. Selain itu, telah menyelenggarakan kursus pelatihan khusus untuk calon pengemudi mobil listrik dan mendirikan dua stasiun pengisian EV di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Urusan Ekonomi.

Berita Terkait: Presiden serukan pendanaan transisi energi di G20

“Kerja sama dengan Hyundai ini merupakan bentuk dukungan pihak swasta dalam menyukseskan Kepresidenan G20 Indonesia melalui penggunaan sarana transportasi yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Pertemuan Sherpa pertama ini merupakan bagian dari rangkaian pembukaan Kepresidenan G20 Indonesia tahun 2022 yang akan diselenggarakan secara offline di Jakarta pada 6-8 Desember 2020

Sebanyak 104 delegasi dari 39 negara G20, negara undangan, dan organisasi internasional diharapkan hadir dalam acara di Jakarta.

Kepresidenan Indonesia di G20 juga akan memberikan kesempatan untuk menunjukkan keberhasilan reformasi struktural pemerintah di bidang perdagangan, investasi, dan industri.

Apalagi, Hyundai telah menginvestasikan US$1,55 miliar untuk mengembangkan pusat manufaktur pertama ASEAN di Deltamas Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Dengan kapasitas (produksi) maksimum 250 ribu per tahun, (perusahaan) pasti akan menciptakan lapangan kerja bagi ribuan orang,” tambahnya.

Berita Terkait: Indonesia angkat isu emisi karbon di G20: menteri

Leave A Reply

Your email address will not be published.