Fume Kartanegara, Jakarta

0


Wah udah lama nih ga nulis artikel di blog soalnya aktivitas berkunjung ke resto sangat berkurang di masa pandemi ini. Sebagian besar makanan saya diantarkan atau hampir setiap hari saya memasaknya sendiri. Kali ini saya mengunjungi restoran yang baru saja beroperasi. Perlu diketahui, Fume sebelumnya memiliki dua cabang kedai kopi di wilayah Jakarta Selatan.

Sedangkan Fume Kartanegara memiliki konsep yang berbeda, lebih seperti tempat makan yang layak, dan juga ada bar. Pada akhir pekan, cukup ramai pengunjung, mereka memiliki area dengan kapasitas tempat duduk yang cukup banyak dari indoor hingga outdoor. Di dalam restoran terdapat suasana yang tenang, pencahayaan redup dengan permainan warna-warna seperti pink, violet, ungu dan biru. Langit-langit adalah area unik dengan interior menyerupai aula. Area bar juga terlihat memukau dengan ornamen tanaman, warna turquoise adalah salah satu warna favorit saya.

Menunya beragam masakan Western Asia modern, dengan varian yang cukup banyak mulai dari menu breakfast croissant, main course ayam bakar atau salmon hingga ice cream dan dessert. Kali ini saya mencoba Salmon Sayur Asem, menu yang cukup unik. Potongan salmon yang empuk dengan masakan yang sempurna, juicy dan empuk. Disajikan dengan kentang kubus, kacang panjang, baby corn, dan labu siam. Kemudian disiram kuah yang cukup kental dengan sensasi asam yang menyerupai Sayur Asem. Hidangan ini cukup nikmat, dengan kombinasi salmon yang dimasak dengan sempurna, sayuran, dan saus yang gurih dan asam yang pas. Hanya saja untuk hidangan utama harganya Rp. 165.000++ dan sepertinya hanya ada 2 kentang dengan ukuran kecil. Untuk wanita, itu mungkin baik-baik saja, tetapi bagi saya, itu tidak terlalu murah hati.


Kemudian saya langsung melanjutkan ke hidangan dessert, Kerinci Coffee & Brown Creme Brulee. Menu ini juga cukup menarik ketika saya melihatnya. Sajian creme brulee dengan bentuk persegi panjang, tekstur lembut, dan moist yang ok. Rasa manis yang pas dengan ciri khas creme brulee. Disajikan dengan es krim cokelat yang juga merupakan rasa favorit saya, dan saus berry dan beberapa cranberry. Harga Rp 80.000 umumnya cukup tinggi untuk sebuah dessert bagi masyarakat Jakarta. Tapi dengan ukuran porsi, saya tetap menyarankan kalian untuk mencobanya.

Untuk minuman tentu saja mereka menyajikan berbagai macam kopi sebagai minuman utamanya. Saya sendiri bukan peminum kopi tapi kata teman saya kopi dengan kadar asam yang tinggi sehingga after tastenya berlebihan. Tapi kami tahu bahwa untuk kopi, itu akan tergantung pada preferensi pribadi Anda, apakah Anda pecinta kopi buah atau kopi yang berani dan pahit. Untuk nongkrong disini cukup rekomendasi, sore atau malam hari yang tenang dengan iringan musik slow juga memberikan suasana yang nyaman. Untuk harga keseluruhan, menunya cukup tinggi, hampir menyerupai restoran Barat kelas atas. Pelayanan cukup ok, waktu penyajian cepat.

Yovent, penulis konten penuh waktu dan influencer media sosial yang suka bepergian ke luar negeri dengan semangat dan antusiasme tinggi untuk menjelajahi dunia rakus. Tinggal di Jakarta dengan keragaman budaya, makanan, tren, dan gaya hidup memberinya banyak inspirasi untuk membuat cerita. Blogging sejak 2014, dengan pengalaman lebih dari 5 tahun, ia memiliki kapasitas yang baik untuk bekerja di bidang penulisan & fotografi makanan.


Leave A Reply

Your email address will not be published.