Fakta tentang Pura Besakih yang Bersejarah dan Suci di Bali

0


Seseorang tidak akan pernah bosan mengunjungi Pura Besakih yang terkenal di Bali yang juga bersejarah dan menakjubkan.

Terletak di dataran tinggi yang menghadap Gunung Agung di satu sisi, mampir ke pura Bali kuno ini membawa Anda ke tempat yang menakjubkan dengan udara sejuk dan bau dupa yang terbakar.

Kami telah mengumpulkan beberapa fakta dari pemandu wisata Kadek Wardana untuk memberi Anda pemahaman yang lebih baik tentang kisah landmark Bali ini.

Dari fakta-fakta menarik Pura Besakih yang ada, pengunjung mungkin akan terkejut mengetahui bahwa ada pura utama yang disebut Penataran Agung Besakih dan 18 pura pendukung.

Landmark Bali yang indah ini hampir hancur selama letusan Gunung Agung tahun 1963 meskipun sejak itu telah direnovasi sepenuhnya.

Usai renovasi, Kadek mengatakan, candi tersebut tidak pernah terkena erupsi lagi.

“Gunung Agung sudah beberapa kali meletus, tapi laharnya tidak pernah sampai ke pura. Sebagian besar telah menerima kepulan abu atau kerikil.”

Yang kedua dari beberapa fakta Pura Besakih melibatkan upacara besar-besaran setiap bulan Maret atau April ketika bulan purnama ke-10 muncul. Upacara dilaksanakan selama 21 hari lengkap dengan doa 24 jam terus menerus.

“Semua umat Hindu di Bali akan datang ke sini. Mereka akan bergiliran shalat agar shalat tidak berhenti selama 21 hari berturut-turut.”

Pengikut Hindu di pulau itu percaya bahwa 21 hari berturut-turut berdoa di landmark Bali ini akan memberi mereka berkah keselamatan jika berhasil dilakukan.

Meski demikian, wisatawan domestik dan mancanegara dapat mengunjungi situs Bali ini meskipun situs tersebut istimewa di hati umat Hindu.

Informasi terakhir tempat wisata Indonesia yang terkenal ini adalah mengenai harga tiket masuk yang dikenakan biaya $2,73 (Rp40.000) untuk wisatawan domestik dan $4,10 (Rp60.000) untuk wisatawan asing.

Jarak antara loket tempat pengunjung membeli tiket dan pintu masuk pura bersejarah Bali cukup jauh, namun harga yang Anda bayar sudah termasuk ojek ke pintu gerbang, pemandu wisata, dan sarung.

Sumber: go.kompas.com



Leave A Reply

Your email address will not be published.