Dua belas maskapai internasional melanjutkan operasi reguler di Bali

0


Badung, Bali (ANTARA) – Sebanyak 12 maskapai penerbangan internasional kembali beroperasi secara reguler di Bandara I Gusti Ngurah Rai di pulau resor Indonesia Bali sejak Februari 2022 setelah bandara ditutup akibat pandemi COVID-19.

Baru-baru ini, pada Kamis, Bandara Gusti Ngurah Rai Bali menerima penerbangan tambahan dari Qantas Airlines yang melayani rute Melbourne-Denpasar.

“Sejak dibukanya kembali koridor penerbangan internasional di Bandara Bali, jumlah maskapai berangsur-angsur bertambah. Kemarin Qantas Airlines juga melakukan penerbangan perdananya. Kami antusias menyambut penerbangan maskapai ke-12 ini,” General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Internasional I. Gusti Ngurah Rai Bali Herry AY Sikado mengatakan di sini, Jumat.

Dalam penerbangan perdananya ke Bali, Qantas Airlines QF45 dengan menggunakan Boeing 737-838 registrasi VH-XZA, mendarat pada Kamis pukul 21.17 waktu setempat, dengan membawa 155 penumpang.

Setelah itu, pesawat yang sama, dengan nomor penerbangan QF46, membawa 83 penumpang, lepas landas lagi ke Melbourne.

Berita Terkait: Tiga maskapai internasional mendaratkan pesawat mereka di bandara Bali

Qantas Airlines berencana melayani rute penerbangan tiga kali seminggu pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Sikado menegaskan pihaknya tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, sehingga penerbangan internasional yang menunjukkan pertumbuhan positif dapat berjalan dengan lancar.

Ia juga optimistis jumlah penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai Bali akan segera pulih.

“Hal ini didukung dengan kemudahan persyaratan penerbangan sesuai regulasi pemerintah. Oleh karena itu, kami bersama pemangku kepentingan harus menjaga kepercayaan pemerintah dan pengguna jasa, agar semua fasilitas dan protokol kesehatan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Berita Terkait: Bandara Ngurah Rai buka kembali rute penerbangan Bali-Bangkok

Leave A Reply

Your email address will not be published.