Daerah dengan kemiskinan ekstrim menerima dua manfaat tambahan: VP

0


Kami akan mengalokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan membagikan manfaat langsung tunai desa di bawah program pengentasan kemiskinan 2021 ke lima kabupaten prioritas dengan kasus kemiskinan ekstrem

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan, dua tunjangan sosial tambahan akan dialokasikan ke daerah-daerah dengan kasus kemiskinan ekstrem untuk menurunkan angkanya menjadi nol persen pada akhir 2021.

“Kami akan alokasikan untuk pemenuhan kebutuhan dasar dan bantuan langsung tunai desa dalam program pengentasan kemiskinan 2021 kepada lima kabupaten prioritas dengan kasus kemiskinan ekstrem,” kata Wakil Presiden Amin pada rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan ekstrem di Semarang, Jawa Tengah, pada hari Kamis.

Kebutuhan dasar masyarakat di Jawa Tengah, di antara tujuh provinsi prioritas dalam program ini, akan tercakup di samping bantuan langsung tunai desa yang dialokasikan untuk kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Pemalang, Kebumen, dan Brebes di mana kasus kemiskinan ekstrem tercatat. .

Berita Terkait: Upaya pengentasan kemiskinan Indonesia mencakup 212 wilayah pada tahun 2022

30 kabupaten lainnya di Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat juga akan menerima manfaat sosial di bawah program pengentasan kemiskinan ekstrem tahun ini.

Untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen, pemerintah telah menyusun rencana program manfaat sosial dan pemberdayaan di kabupaten prioritas untuk meningkatkan mata pencaharian dan ekonomi warga, kata Wapres.

Untuk program pengentasan kemiskinan tahun ini, pemerintah telah merencanakan untuk menawarkan manfaat sosial kepada daerah prioritas, sedangkan program pemberdayaan untuk penduduk daerah prioritas akan menyusul pada awal tahun 2022, menurut Amin.

Berita Terkait: Ma’ruf Amin memimpin rapat tentang stunting, upaya pengentasan kemiskinan

Untuk mencapai tujuan program di Jawa Tengah, Wapres mengharapkan dukungan dari pemerintah provinsi dan kabupaten dengan menganalisis sarana dan program yang diperlukan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di daerah.

“Saya mengharapkan Anda untuk mempelajari program pengentasan kemiskinan ekstrim pemerintah pusat dan menyusun rencana implementasinya untuk memastikan pelaksanaan yang efektif dan pemberian manfaat langsung kepada keluarga miskin di lima kabupaten prioritas di provinsi ini,” katanya.

Berita Terkait: Baswedan tegaskan memvaksinasi pencari suaka adalah tugas kemanusiaan

Berita Terkait: Peta jalan normal baru disusun, kekebalan kawanan harus dicapai terlebih dahulu

Leave A Reply

Your email address will not be published.