CIA Kehilangan Puluhan Informan di Luar Negeri

0


sebagian besar mata-mata CIA telah dibunuh, ditangkap, atau menjadi agen ganda

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — CIA kehilangan kehilangan informan di luar negeri. Menurut memo rahasia yang diperoleh New York Times pada Selasa (5/10), sebagian besar individu yang direkrut sebagai mata-mata CIA telah ditangkap, ditangkap, atau dikompromikan dalam beberapa tahun terakhir.

New York Times melaporkan badan intelijen oposisi di Rusia, China, Iran, dan Pakistan memiliki aset intelijen AS. Dalam beberapa kasus mereka mengubah menjadi agen ganda.

Memo rahasia itu mengatakan keberhasilan badan intelijen lainnya yang disebabkan oleh teknologi mereka yang semakin canggih. Mereka menggunakan pemindaian biometrik dan alat pengenalan wajah yang mendukung untuk melacak petugas CIA. Dalam beberapa kasus, mereka menemukan identitas informan.

Memo itu mendesak petugas untuk berhati-hati dalam menghindari teknologi tersebut. CIA juga meminta petugas untuk memeriksa orang yang mereka rekrut sebagai informan. CIA memberikan perhatian khusus kepada para petugas agar tidak meremehkan informasi mereka.

Mantan pejabat yang berbicara kepada New York Times menjelaskan kemampuan CIA dalam merekrut informasi di pemerintahan asing setelah insiden 9/11. CIA selama beberapa dekade untuk fokus pada kontraterorisme pasca-9/11.

beberapa asing pemerintah mengubah informan CIA menjadi agen ganda. Mereka memanfaatkan informasi tersebut untuk memberikan informasi palsu kepada CIA.

Mantan pejabat yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan Pakistan telah menunjukkan kapasitas yang nyata untuk mengubah informan CIA agen ganda. Menurutnya, mengembangkan jaringan di Pakistan menjadi lebih penting setelah penarikan pasukan AS dari Afghanistan.

“Mempelajari lebih banyak tentang hubungan Pakistan dengan pemerintah Taliban dan organisasi ekstrem di kawasan itu akan menjadi semakin penting,” ujar New York Times.

CIA memiliki tekanan untuk membangun dan memelihara jaringan informan di Pakistan. Di sisi lain, fokus pemerintah AS terhadap persaingan dengan Rusia dan China juga menjadi pekerjaan besar bagi CIA. Mereka memiliki prioritas untuk membangun jaringan mata-mata dan melindungi informan di Rusia dan China.



Leave A Reply

Your email address will not be published.