BRGM optimis rehabilitasi mangrove mencapai 34.000 hektar

0


Untuk mempercepat rehabilitasi mangrove, kami juga melibatkan warga sekitar melalui metode padat karya, sehingga target penanaman mangrove bisa cepat tercapai.

Jakarta (ANTARA) – Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Nasional (BRGM) optimis target presiden merehabilitasi 34 ribu hektare mangrove tahun ini tercapai.

Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu, Kepala BRGM Hartono menyatakan, pihaknya akan terus melakukan penanaman mangrove di sembilan provinsi, yakni Sumut, Bangka Belitung, Kepri, Riau, Kalbar, Kaltim, Kaltara, Papua, dan Papua Barat. .

“Dalam rangka percepatan rehabilitasi mangrove, kami juga melibatkan warga sekitar melalui metode padat karya, sehingga target penanaman mangrove bisa cepat tercapai,” ujarnya menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo saat melakukan penanaman mangrove bersama warga di Raja Kecik. Pantai, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa.

Menurut Hartono, rehabilitasi mangrove dapat menjaga kelestarian ekosistem sekaligus memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.

Berita Terkait: Indonesia targetkan rehabilitasi 34.000 ha kawasan mangrove tahun ini

Hartono mengatakan, program BRGM dapat bermanfaat bagi masyarakat dengan meningkatkan taraf hidup dan daya beli masyarakat yang akan mensejahterakan.

“Dengan demikian, hal ini dilakukan tidak hanya untuk membenahi ekosistem mangrove, tetapi juga menjadi upaya pemerintah untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pasca COVID-19,” jelasnya.

Sebagai negara dengan luas mangrove terluas, tepatnya mencapai 3,36 juta hektar, rehabilitasi mangrove yang dilakukan oleh pemerintah merupakan bagian dari upaya melindungi bangsa karena kerusakan mangrove dapat berdampak pada perubahan iklim di Indonesia dan dunia. .

Hartono menggarisbawahi, di Kabupaten Bengkalis telah ditanam sekitar 1,4 juta pohon bakau seluas 464 hektare oleh 24 kelompok warga yang terdiri dari warga sekitar.

Rehabilitasi mangrove dilakukan oleh BRGM bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Badan Pengelola Aliran Sungai dan Kawasan Hutan Lindung (BPDASHL) sejalan dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Berita Terkait: Rehabilitasi mangrove bisa tingkatkan pendapatan warga: BRGM

Leave A Reply

Your email address will not be published.