BNI hubungkan diaspora Indonesia di Hong Kong dengan UMKM

0


Jakarta (ANTARA) – PT Bank Negara Indonesia (BNI) yang dikelola negara telah berhasil menghubungkan diaspora Indonesia di Hong Kong dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di negara itu melalui pinjaman diaspora.

Melalui pinjaman diaspora, BNI memastikan produk lokal Indonesia dapat masuk ke supermarket Hong Kong dan menyasar masyarakat Indonesia maupun lokal, kata Direktur Tresuri dan Internasional BNI Henry Panjaitan di Jakarta, Sabtu.

BNI juga secara proaktif mengundang perusahaan-perusahaan besar, terutama dari Indonesia, untuk membuka bisnis di Hong Kong dan mencari peluang untuk mengekspor produk-produk buatan Indonesia, kata Panjaitan.

“Kami mendanai (biaya) impor dan ekspor, di mana induk perusahaan dibiayai oleh BNI di Indonesia, kemudian di Hong Kong, kami mendanai perusahaan trading arm. Ini pada dasarnya bisnis utama BNI Hong Kong,” katanya.

BNI membantu Alex Chu yang merupakan bagian dari komunitas diaspora di Hong Kong dan keturunan Indonesia dalam mencari produk UMKM Indonesia yang bisa diekspor ke Hong Kong.

Chu adalah generasi kedua dari pasangan diaspora Indonesia yang telah mendirikan tiga perusahaan keluarga di Hong Kong.

Menurut keterangan BNI, salah satu perusahaan Chu menjual merek makanan dan minuman Indonesia yang pelanggannya sebagian besar adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong.

Di bawah BNI Xpora, one-stop solution untuk membantu UMKM memasarkan dan meningkatkan bisnis mereka, perusahaan Chu termasuk dalam business matching untuk menambah varian produk UMKM Indonesia yang memasuki pasar Hong Kong dan negara-negara sekitarnya.

Beberapa produk UMKM yang dikembangkan BNI Xpora yang diekspor ke Hongkong adalah kopi, keripik ubi, kerupuk, dan cuanki bakso.

BNI juga membantu bisnis Chu melalui layanan pengiriman uang dari Hong Kong ke Indonesia dengan sistem API yang aman dan real-time.

“Kami sangat berterima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan BNI, sehingga kami berharap hubungan kami dengan BNI dapat terus dipertahankan. Kami akan terus mengeksplorasi produk-produk Indonesia yang dapat diterima di pasar Hong Kong,” kata Chu.

Berita Terkait: 2022 Gernas BBI harus menjangkau anggota diaspora Indonesia: kementerian
Berita Terkait: Diaspora Indonesia berkontribusi dalam solusi pandemi: menteri

Leave A Reply

Your email address will not be published.