Badan Tim Nasional Esport menyeleksi pelatih untuk pelatnas SEA Games

0



Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Esport melakukan seleksi pelatih untuk persiapan pelatnas olahraga yang dekat dengan teknologi itu untuk menghadapi SEA Games Vietnam, yang akan berlangsung Mei mendatang.

Ketua Badan Tim Nasional Esport, Ibnu Riza, mengatakan bahwa badan yang dibentuk oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) itu membutuhkan 10 pelatih untuk menangani 10 nomor yang akan dipertandingkan dalam cabang olahraga esport di SEA Games Vietnam.

“Karena ini pelatih-nya juga untuk 10 nomor jadi perlu proses. Mereka melalui proses paparan dulu, terus nanti tes fit and propert,” ujar Ibnu saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Pemilihan pelatih, Ibnu melanjutkan, dilakukan oleh tim seleksi nasional. Proses seleksi pelatih diharapkan selesai pada Februari. Selanjutnya, tim seleksi nasional akan melakukan seleksi para atlet nasional.

Proses seleksi timnas diharapkan selesai pada akhir Februari, dengan mempertimbangkan jadwal turnamen mayor dari masing-masing pertandingan. Setelah seleksi dilakukan, para atlet akan menjalani pelatihan nasional yang dipimpin oleh tim pelatnas dari Badan Tim Nasional Esport.

“Nanti seperti pelatnas cababng olahraga yang lain, seperti kamp stan, pusat pelatihan, di satu tempat. Tempatnya saya belum bisa sebutkan karena belum pasti, yang pasti pelatihannya ketat, jadi tidak terganggu dengan faktor-faktor eksternal,” kata Ibnu.

Baca juga: PBESI menargetkan lima emas di SEA Games Vietnam
Baca juga: PBESI umumkan desain besar, bakal gelar Esports Summit Indonesia 2022

atlet yang telah bekerja di seluruh kontrak dengan profesional esport, Ibnu mengungkapkan bahwa PBESI telah melakukan pertemuan dengan CEO agar esport dapat mendukung klub atletnya berjuang untuk negara.

“Kita jelaskan bahwa ketika negara memanggil kita minta tolong pemain-nya untuk ditampilkan atau dikontribusikan ke timnas. Tapi yang pasti ketika nanti pemain itu timnas ada di kita, itu dari esports-nya nanti berhak untuk tidak menggaji,” kata Ibnu.

Jadi nanti kebijakannya ke tim-tim esport-nya sendiri terserah tim esport-nya, tapi selamat pemain di kita itu pasti tanggung jawab penuh oleh timnas, jadi pemain timnas tanggung jawab penuh di kita,” tambahnya.

Tidak hanya bertemu dengan tim esport profesional, PBESI juga bertemu dengan penerbit game meminta dukungan agar turnamen utama dapat disesuaikan selagi pelatnas berlangsung.

Badan Tim Nasional Esport merupakan gabungan dari seluruh elemen esport, mulai dari penerbit game hingga analis esport. Secara struktur, Badan Tim Nasional Esport terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Pengawas, Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, Penasihat Teknis yang terbaik menjadi dua, yakni Tim Seleknas dan Tim Pelatnas.

Pewarta: Arindra Mediadia
Redaktur: Irwan Suhirwandi
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Leave A Reply

Your email address will not be published.