Australia akan Tindak Medsos Pembuat Konten Fitnah

0


Platform media sosial yang diharap memiliki sikap tegas atas konten yang dinikmati.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE — Pemerintah Australia mempertimbangkan sejumlah tindakan yang akan membuat pengelola media sosial lebih bertanggung jawab atas konten yang diunggah ke platform mereka. Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi Paul Fletcher, pada Ahad (10/10).

“Kami mengharapkan sikap yang lebih tegas dari platform,” kata Fletcher dalam wawancara dengan ABC, lembaga siaran milik pemerintah.

“Sudah sangat lama mereka bebas dari tanggung jawab atas konten yang ada di situs mereka,” ujarnya lagi.

Dia mengatakan, debat tentang hukum fitnah dan pencemaran nama baik di negara itu semakin panas setelah Perdana Menteri Scott Morrison pada Kamis (7/10) menyebut media sosial sebagai “istana pengecut”.

Dia mengatakan, platform media sosial yang seharusnya diperlakukan sebagai penerbit ketika komentar-komentar yang mencemarkan nama baik. Fletcher mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan opsi tersebut dan cakupan tanggung jawab platform seperti Indonesia dan Facebook ketika materi fitnah ditempatkan di situs mereka.

Saat ditanya apakah pemerintah akan mempertimbangkan undang-undang yang akan mendenda platform media sosial karena memuat materi yang memfitnah, Fletcher mengatakan pemerintah sedang mengkaji “seluruh aspek” dari tindakan yang akan diambil. “Kami akan melihat hal itu. Kami akan menjalani proses secara sistematis dan hati-hati,” kata dia.

“Dengan berbagai cara, kami mendalami gagasan tentang konten mana yang bisa tanpa batasan hukum,” kata FLetcher.

Mahkamah Agung Australia pada bulan lalu memutuskan bahwa penerbit dapat dimintai tanggung jawab atas komentar publik di forum berani, sebuah putusan yang membenturkan Facebook dan media massa satu sama lain. Putusan itu juga membunyikan alarm bagi semua sektor yang berinteraksi dengan publik lewat media sosial, dan mendorong perlunya revisi atas hukum pencemaran nama baik di Australia.

sumber : Antara/Reuters



Leave A Reply

Your email address will not be published.