APC yakin Asian Para Games 2022 bakal membuat Asia lebih inklusif

0



Jakarta (ANTARA) – Presiden Komite Paralimpiade Asia (APC) Majid Rashed, dalam seminar yang diikuti Chef de Misi dari 44 Komite Paralimpiade Nasional (NPC) akhir pekan lalu, mengatakan gelaran Asian Para Games 2022 di Hangzhou, China, bakal membuat Benua Kuning lebih inklusif.

“Kita semua baru saja menyaksikan beberapa penampilan fantastis dari atlet Asia di Paralimpiade Tokyo, tetapi kita tahu bahwa masih banyak lagi atlet yang berprestasi di wilayah kita yang tidak akan mendapatkan kesempatan untuk bertanding di Paralimpiade,” kata Majid Rashed dilansir laman Asianparalympic.org, Kamis .

“Asian Para Games Hangzhou akan memberi mereka kesempatan untuk bersinar di panggung besar, menunjukkan kemampuan, dan membuat negara mereka bangga. Dan pada pertunjukan, penampilan mereka akan berdampak di luar olahraga. Mereka akan membantu membangun Asia yang lebih inklusif karena mereka berpikir. tentang perbedaan orang-orang dengan disabilitas,” tambahnya.

Asian Para Games Hangzhou diluncurkan pada 9-15 Oktober 2022. Lebih dari 3.800 atlet di Asia bakal bersaing dalam 22 cabang olahraga.

Baca juga: NPC Indonesia fokus APG 2022 Hangzhou China

Sementara itu, Presiden Federasi Disabilitas China (CDPF) sekaligus Ketua Komite Penyelenggara Asian Para Games Hangzhou (HAPGOC) Zhang Haidi mengatakan sebagai tuan rumah, Negeri Tirai Bambu akan memberikan yang terbaik.

“Asian Para Games adalah acara Paralimpiade paling bergengsi di Asia dan platform penting untuk menampilkan peradaban Asia. Saya percaya di bawah bimbingan yang kuat dari APC dan dengan dukungan dari Anda semua, kami akan mengadakan acara olahraga dan budaya yang fantastis,” ujar Zhang Haidi.

Wakil Presiden dan Sekretaris Jenderal HAPGOC sekaligus Wali Kota Hangzhou Liu Xin mengatakan sejak Hangzhou mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah pada Agustus 2018, panitia telah menerapkan konsep harmonis, ketekunan dan berbagi.

“Kami yakin dapat menyelenggarakan acara olahraga yang aman dan sukses, dengan memastikan keselamatan dan menerapkan olahraga yang berkualitas. Kami memastikan untuk lebih memperkuat langkah-langkah pengendalian pencegahan COVID-19 untuk memastikan yang aman,” tutur Liu Xin.

Baca juga: Presiden IOC: Negara di Asia berperan penting memajukan dunia olahraga
Baca juga: OCA: 2022 menjadi tahun yang sibuk untuk olahraga di Asia

Pewarta: Muhammad Ramdan
Redaktur: Rr. Kornea Khairany
HAK CIPTA © ANTARA 2021

Leave A Reply

Your email address will not be published.