Amanah Nur Istiqomah dari Banten mengincar emas di judo

0


Tangerang, Banten (ANTARA) – Atlet judo Banten Amanah Nur Istiqomah menyatakan akan berjuang semaksimal mungkin untuk meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional Papua (PON) XX dan membawa kemenangan ke tempat kelahirannya.

Istiqomah yang lahir di Tangerang, Banten, pada 2000 itu akan bertanding di kelas 52 kg pada ajang nasional yang digelar empat tahun sekali.

Istiqomah, anak bungsu dari lima bersaudara Ahmad Halim S dan Lanifah, saat ini berdinas di Korps Wanita TNI Angkatan Darat dan ditempatkan di Markas Komando Kopassus Cijantung, Jakarta Timur.

Ia bertekad mengharumkan nama daerahnya di PON dengan membawa pulang medali emas.

Dia mengungkapkan bahwa dia telah memiliki beberapa pengalaman dalam kompetisi bergengsi dan optimis bahwa dia dapat melakukan yang terbaik meskipun merasa persiapannya kurang dibandingkan dengan rekan-rekan pesaingnya.

“Saya bisa bilang persiapan saya kurang karena beberapa bulan sebelum PON Papua saya menjalani latihan di angkatan dan cabang-cabangnya, selain di Kopassus, jadi latihan saya untuk PON kurang memadai,” ungkapnya. ANTARA di sini pada hari Selasa.

“Tapi, saya akan melakukan yang terbaik yang saya bisa untuk memberikan yang terbaik untuk meraih medali emas,” katanya.

“Sekarang saya lebih fokus mengembalikan feeling dan teknik lainnya, serta meningkatkan mental saya,” ujarnya.

Istiqomah merasa atlet dari kontingen Jakarta dan Jawa Barat akan paling sulit dikalahkan. Pasalnya, mereka berasal dari kelas yang sama dan merupakan sesama atlet dari balai latihan nasional, jelasnya.

“Dari segi persiapan, saya mungkin di bawah lawan saya. Tapi, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selama pertandingan di atas kasur. Karena itu saya berharap saya bisa memberikan yang terbaik dalam kesempatan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tangerang, Komarudin, mengatakan sekitar 55 atlet dari kabupaten tersebut akan mewakili Provinsi Banten di PON Papua XX.

Para atlet tersebut akan bertanding di 23 dari 37 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam pertandingan nasional, tambahnya.

“Ada 77 atlet yang akan resmi mewakili Provinsi Banten,” ujarnya pada 16 September 2021.

Menurut Komarudin, para atlet yang terpilih mewakili Provinsi Banten mendapat dukungan dari pemerintah daerah melalui pusat latihan Tangerang.

Dengan demikian, para atlet dan pelatih akan tampil maksimal saat mewakili Banten di ajang olahraga nasional, ujarnya.

“Kalian semua adalah patriot olahraga dari Kabupaten Tangerang. Tunjukkan bahwa kalian tangguh dan bisa mendapatkan hasil yang membanggakan,” tegasnya.
Anda
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berpesan kepada seluruh atlet Kabupaten Tangerang untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas saat bertanding di PON.

Selain itu, ia meminta seluruh atlet, pelatih, dan ofisial untuk mematuhi protokol kesehatan dan memberikan yang terbaik untuk Provinsi Banten.

“Selamat berjuang. Kalian semua adalah atlet dari Kabupaten Tangerang yang akan mewakili Provinsi Banten. Jaga sportifitas serta semangat kalian, dan jangan menyerah,” tegas Iskandar.

PON XX akan digelar di Papua pada 2 Oktober hingga 13 Oktober 2021. Atlet dari 34 provinsi di Indonesia akan bertanding dalam 37 cabang olahraga pada ajang tersebut.

Setelah melakukan registrasi, jumlah atlet yang mengikuti ajang tersebut mencapai 6.144. Setelah memasukkan 922 atlet tuan rumah, totalnya mencapai 7.066 atlet.

Tempat pelaksanaan lomba ini tersebar di empat klaster wilayah yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Beberapa tokoh telah berbicara tentang bagaimana acara tersebut dapat bermanfaat bagi perekonomian Papua, termasuk Bupati Jayapura Mathius Aoitauw.

“Saya yakin PON akan membawa dampak ekonomi yang memadai, tidak hanya di Jayapura, tetapi juga di kabupaten lain,” katanya dalam diskusi online Kominfo FMB9, diakses dari sini pada 24 Juli 2021.

Menurut Bhima, peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), PON Papua XX dapat menggerakkan ekonomi lokal jika peristiwa ekonomi berjalan seiring dengan permainan.

“Kelanjutan proyek konstruksi (di Papua) merupakan salah satu contoh proyek yang bisa disinkronkan dengan event PON,” kata Bima di Jakarta, 24 Juli 2021.

Berita Terkait: PON Papua: Panitia Luncurkan Aplikasi PONPapua Stream
Berita Terkait: Pemerintah siapkan sarana komunikasi dan informasi untuk PON
Berita Terkait: Sumut Targetkan Dua Emas Atletik di PON Papua

Leave A Reply

Your email address will not be published.