7 Juru Kampanye Demokrasi Hong Kong di Penjara

0


7 orang didakwa di bawah UU Keamanan Nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG — Sebanyak tujuh juru kampanye demokrasi Hong Kong, termasuk mantan anggota parlemen, dijatuhi hukuman penjara hingga 12 bulan pada Sabtu (16/10). Hukuman itu diberikan karena peran mereka dalam protes tahun lalu terhadap Undang-Undang (UU) Keamanan Nasional yang diberlakukan oleh Cina.

Para aktivis termasuk mantan anggota Front Hak Asasi Manusia Sipil (CHRF) Figo Chan, Tsang Kin-shing dan Tang Sai-lai dari Liga Sosial Demokrat, mantan mantan distrik Andy Chui, dan mantan legislator Wu Chi-wai, Eddie Chu, serta Leung Kwok -digantung. Chan dipenjara selama 12 bulan, sementara yang lain dijatuhi hukuman dari enam hingga sepuluh bulan.

“Sifat penghasutan itu serius,” kata hakim, Douglas Yau, mencatat bahwa hal itu menimbulkan risiko kekerasan.

Ketujuh orang itu mengaku bersalah atas tuduhan mengorganisir pertemuan tidak sah pada 1 Juli 2020, dari para pengunjuk rasa turun ke jalan. Polisi yang telah protes dengan alasan untuk membubarkan virus corona, menembakkan gas air mata dan meriam air untuk memberitakan mereka.

Beijing diberlakukan UU Keamanan Nasional pada 30 Juni tahun lalu sebagai tanggapan atas protes anti-pemerintah yang meluas pada 2019 yang mengguncang kota itu. UU yang dibuat oleh China ini menetapkan untuk menghukum subversi, pemisahan diri, terorisme, dan kolusi dengan pasukan asing.

Hong Kong Kembali ke pemerintahan China pada 1997 dengan janji kebebasan luas dan otonomi tingkat tinggi akan dipertahankan. Pihak pihak Beijing dan Hongkong telah berulang kali membantah mengekang hak asasi manusia dan kebebasan.

“Kami hanya bisa melakukan pembangkangan sipil … cara damai, rasional dan tanpa kekerasan untuk memilih nasional terhadap kami undang-undang keamanan,” kata Chan dalam mitigasi.

“Untuk memastikan keyakinan pembangkangan, saya memutuskan untuk mengaku bersalah, mengakui bahwa saya melanggar hukum. umum yang jahat,” ujar Chan

Setidaknya 370 orang ditangkap dalam protes pemberlakukan UU itu karena berkumpul secara ilegal dan pelanggaran lainnya, dengan sepuluh pelanggaran hukum.

Orang pertama yang dihukum berdasarkan UU Keamanan Nasional adalah Tong Ying-kit. Dia dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara karena kegiatan teroris dan pemisahan diri pada Juli.

Menurut Biro Keamanan, lebih dari 150 orang telah ditangkap di bawah UU Keamanan Nasional. Total 100 orang telah didakwa secara resmi.



Leave A Reply

Your email address will not be published.