447 jemaah haji Indonesia dilaporkan sakit: kementerian

0


Sedangkan jemaah haji yang meninggal bertambah satu orang

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Agama menginformasikan hingga Kamis, jumlah jemaah haji Indonesia yang dilaporkan sakit mencapai 447 orang.

Dari 447 jemaah haji, 302 menjalani rawat jalan, 142 dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 3 dibawa ke rumah sakit Arab Saudi, kata juru bicara Panitia Penyelenggara Haji (PPIH), Akhmad Fauzin.

“Sedangkan jemaah haji yang meninggal bertambah satu orang,” ujarnya dalam konferensi pers penyelenggaraan haji di Jakarta, Kamis.

Menurut Fauzin, sejauh ini 10 jemaah haji meninggal dunia.

Setidaknya 57.100 jemaah haji telah berangkat ke Arab Saudi sejauh ini, katanya. Sedangkan untuk jemaah haji khusus, 1.827 jemaah telah tiba di Arab Saudi.

Berita Terkait: Tambahan 200 petugas haji mendukung layanan untuk jemaah haji Indonesia

Pada Kamis, sebanyak 4.429 jemaah dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi dalam 11 batch dari 7 titik embarkasi.

Dua batch (terdiri dari 820 jemaah) berangkat dari Embarkasi Jakarta-Bekasi, dua batch (720) dari Embarkasi Solo, dua batch (900) dari Embarkasi Surabaya, dan dua batch (786) dari Embarkasi Makassar .

Kemudian, satu batch masing-masing akan berangkat dari titik keberangkatan Balikpapan (360), titik keberangkatan Batam (450), dan titik keberangkatan Lombok (360).

Kementerian Agama terus mengingatkan jamaah untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, memakai alas kaki, minum air secara teratur, dan menjaga kesehatan dengan makan tepat waktu dan istirahat yang cukup.

Berita Terkait: Qoumas Menjadi Amirul Haji Indonesia Tahun Ini

Tahun ini, Arab Saudi telah mengizinkan satu juta jemaah haji dari berbagai negara untuk menunaikan ibadah haji. Indonesia telah diberikan kuota 100.051 untuk haji.

Arab Saudi telah menetapkan dua syarat bagi jemaah haji asing. Pertama, jamaah haji tidak boleh lebih tua dari 65 tahun dan harus telah menerima dosis penuh vaksin COVID-19 yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan Saudi.

Kedua, jemaah haji dari luar negeri harus memiliki surat keterangan yang menunjukkan hasil PCR negatif, dengan tes dilakukan tidak lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan.

Berita Terkait: 49.152 jemaah haji telah berangkat ke Arab Saudi: kementerian

Berita Terkait: Menlu Temui Presiden UEA, Pangeran Arab Saudi Bahas Haji, G20

Leave A Reply

Your email address will not be published.