3.779 mahasiswa hadiri kuliah perdana UHAMKA Jakarta

0


Jadilah sibuk, jadilah mahasiswa yang sibuk. Jangan jadi mahasiswa yang punya banyak waktu luang. Jadilah siswa yang aktif di dalam dan di luar kelas.

Jakarta (ANTARA) – Sedikitnya 3.779 mahasiswa pada Sabtu menghadiri kuliah perdana Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UMAMKA) yang digelar dalam format hybrid dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Sebelum kuliah perdana ini, kami mengadakan Taaruf Week yang bertujuan untuk mengenalkan kehidupan kampus (kepada mahasiswa baru),” kata Rektor UHAMKA Gunawan Suryoputro di acara tersebut.

Ia mengatakan, melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengenal budaya akademik di universitas.

Penyelenggaraan Taaruf Week ini bertujuan untuk mengedukasi siswa tentang perlunya berintegritas dan peduli terhadap sesama, tambahnya.

“Saya berharap kegiatan ini dapat mengantarkan kalian menjadi mahasiswa berprestasi dan membanggakan orang tua, kampus, dan bangsa,” ujarnya kepada mahasiswa baru.

Berita Terkait: UHAMKA menjalin kerjasama pendidikan dengan universitas negeri Uzbekistan

Dalam peresmian tersebut, Gubernur Baswedan juga meminta mahasiswa untuk terus penasaran dalam mencari jawaban atas permasalahan.

“Jadilah penasaran karena itu bagus karena membuat Anda mencari jawaban untuk setiap pertanyaan,” katanya.

Pertanyaan-pertanyaan yang ada akan memaksa generasi muda untuk berpikir tentang apa yang bisa terjadi di masa depan, katanya.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi muda yang banyak bertanya-tanya seperti apa masa depan.

Lebih lanjut, ia mengajak mahasiswa untuk membangun ketahanan. Ia berharap mereka memiliki kompetensi dalam berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi.

Karakter setiap siswa juga penting, kata Baswedan. Mereka harus memiliki akhlak yang baik, tambahnya.

Ia berharap para siswa dapat mengembangkan keterampilan literasi, dan khususnya meningkatkan pengetahuan mereka dengan membaca.

“Sibuklah, jadilah mahasiswa yang sibuk. Jangan jadi mahasiswa yang punya banyak waktu luang. Jadilah mahasiswa yang aktif di dalam dan di luar kelas,” tegasnya.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan telah mencanangkan program “Merdeka Belajar” dengan kurikulum pembentukan karakter yang diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai pada siswa dan mencegah terjadinya tiga dosa (intoleransi, bullying, dan kekerasan seksual) di sekolah. , kata Menteri Nadiem Makarim.
Berita Terkait: Muhammadiyah berikan beasiswa kepada 71 mahasiswa asal Thailand Selatan

Leave A Reply

Your email address will not be published.